Semen Mortar

6 Kesalahan Menggunakan Mortar Acian Yang Sering Dilakukan

Bagi Anda yang belum terbiasa menggunakan mortar acian tentu akan merasa bingung dan seringkali melakukan kesalahan menggunakan mortar acian. Beberapa kesalahan tersebut bisa mengakibatkan bahan bangunan ini tidak bisa berfungsi secara maksimal. Untuk itu, sebelum menggunakan disarankan untuk membaca aturan pakainya terlebih dahulu. Hal tersebut bisa membantu untuk meminimalisasi kesalahan yang mungkin terjadi.

Berikut beberapa kesalahan menggunakan mortar acian

Untuk bisa menghindari kesalahan menggunakan mortar acian, Anda perlu mengetahui apa saja kesalahan yang biasanya dilakukan saat mengaplikasikannya. Dengan begitu maka Anda bisa lebih berhati-hati dan memperhatikan tata cara penggunaannya dengan baik. Hal tersebut dilakukan agar Anda bisa membuat bangunan yang kokoh dan tahan lama. Untuk lebih jelasnya simaklah uraian di bawah ini.

  1. Terlalu banyak menggunakan air

Kebanyakan orang yang belum terbiasa menggunakan mortar biasanya akan mencampurkan air secara berlebihan. Padahal untuk membuat adonan, mortar tidak membutuhkan banyak air. Perbandingan antara air dan mortar adalah sekitar 1:2. Anda bisa bisa mencampurkan air sesukanya karena bisa mengakibatkan adonan menjadi terlalu cair. Gunakan komposisi yang tepat agar mortar bisa tetap berkualitas.

  • Tidak menyimpan mortar acian di tempat yang benar
READ  Meminimasi Biaya Bangun Rumah

Simpan mortar acian pada tempat yang kering untuk menjaga kualitasnya sebelum digunakan. Selain itu hindari penumpukkan palet secara berlebihan, maksimal disarankan hanya menumpuk palet sebanyak 2 saja. Kesalahan penyimpanan mortar acian membuat komposisi bahannya menjadi rusak dan tidak bisa digunakan secara lebih maksimal. Hal ini bisa menyebabkan bangunan tidak kokoh dan mudah mengalami retakan.

  • Tidak menggunakan takaran yang sesuai

Anda harus memperhatikan takaran air dan mortar sesuai dengan petunjuk penggunaan agar kualitasnya bisa tetap terjaga. Bahan ini sangat mudah diaplikasikan namun tetap memiliki aturan pakainya. Perhatikan komposisi air dan mortar yang sesuai, perhatikan juga ketebalan lapisan yang dianjurkan dan untuk bagian finishing Anda hanya perlu meratakan permukaannya saja, tidak perlu menggunakan amplas.

  • Tidak memperhatikan ketebalan lapisan mortar
READ  Perekat Keramik Dinding yang Long Lasting

Saat pemasangan, Anda perlu membuat lapisan mortar yang sesuai yaitu sekitar 1-3 mm. Jika terlalu tebal, maka akan banyak semen yang terjatuh dan terbuang sia-sia. Agar lebih berhemat Anda perlu menggunakan ketebalan yang sesuai. Daya rekat mortar memang lebih kuat dari semen biasa sehingga bangunan bisa lebih kokoh dan berkualitas.

  • Pengaplikasian yang terburu-buru

Kebanyakan orang ingin proses pembangunan cepat selesai, padahal saat menggunakan mortar dan juga bahan yang lainnya sudah ada ketentuannya sendiri. Pengaplikasian bahan mortar harus bertahap agar daya tahannya bisa tetap terjaga. Selain itu kelembaban bahan bangunan juga harus dijaga agar mortar bisa merekat dengan sempurna dan bisa membentuk bangunan yang kokoh.

  • Jangan gunakan bahan tambahan lain

Mortar acian sudah terdiri dari komposisi bahan yang tepat dan seimbang sehingga Anda tidak perlu lagi mencampurnya dengan bahan lain. Penambahan bahan lain bisa mengakibatkan kerusakan pada komposisi mortar dan membuatnya mudah retak ketika sudah diaplikasikan. Anda hanya perlu menambahkan mortar dengan air yang sesuai untuk membentuk adonan yang dibutuhkan.

READ  Tips membuka toko bahan bangunan

Itulah beberapa kesalahan menggunakan mortar acian yang sering terjadi. Untuk itu Anda perlu memperhatikannya dengan baik agar proses pembangunan bisa berjalan dengan lebih lancar dan berkualitas. Bahan mortar merupakan salah satu yang paling unggulan karena pemakaiannya sangat praktis dan mudah. Namun kualitasnya bisa saja menurun jika Anda tidak memperhatikan komposisi atau cara pengaplikasian yang benar.