Perumahan

Langkah dan Persiapan Membangun Rumah Tinggal

Tiap-tiap orang pasti punya asa mempunyai rumah apakah dengan cara membeli rumah yang telah jadi atau membangun rumah tinggal sendiri. Bingung mesti mulai dari mana? Apalagi dari dahulu tidak pernah berurusan dengan surat-per-suratan dan bangun-membangun. Berkeinginan mengerjakan pengerjaan membangun rumah tinggal tanpa via developer mungkin menghemat budget tetapi Anda juga mesti memerhatikan beberapa hal penting yang akan diceritakan satu per satu di bawah ini.

Kecuali menyiapkan dana tentunya, kita mesti memerhatikan nilai-nilai penting mulai dari mencari lokasi tanah, mencari bahan bangunan, membangun rumah tinggal dan mengawasinya serta evaluasi kembali – dibeberkan di nilai-nilai berikut:

1. Memilih Lokasi Tanah Rumah Tinggal

Memilih lokasi tanah untuk membangun rumah tinggal dapat diatur berdasarkan 2 aspek, yaitu aspek ekonomi dan aspek pencapaian. Aspek ekonomi dilihat dari nilai jual kembali tanah yang telah dibangun rumah hal yang demikian. Semisal, kita mempunyai tanah yang berada di lokasi masuk ke dalam gang atau dapat dikatakan tidak strategis, pastinya akan tidak efektif jikalau Anda membangun rumah cluster dengan tarif yang lebih mahal ketimbang tanah. Memang kita semua tidak suka menjual apa yang telah dimiliki tetapi hal hal yang demikian perlu dilihat sebab kita tidak tahu mungkin suatu dikala kita butuh memasarkannya. Tentu kita tidak ingin jual rugi ya? Karena itu pastikan nilai rumah berbanding lurus dengan nilai tanah.

Dari aspek pencapaian, ini dilihat dari kesibukan kita sehari-hari. Apakah lokasi rumah kita dekat dengan tempat berprofesi, sekolah, tempat hiburan atau berbelanja? Sekiranya iya, itu artinya lokasi rumah kita mempunyai aspek pencapain yang positif bahkan tidak jarang bernilai secara ekonomi.

2. Cari Isu Harga Bahan Bangun, Contoh & Isu Rumah

Setelah kita menemukan lokasi tanah untuk membangun rumah tinggal kita, saatnya untuk mencari isu mengenai bangunan rumah. Berapa tarif yang mesti digelontorkan dalam pengerjaan membangun rumah tinggal hingga jadi – mulai dari mencari isu harga bahan bangunan, contoh bangunan rumah yang kita inginkan dan isu terkini dikala ini.

3. Mencari Jasa Arsitek Desain Rumah Tinggal

Sekarang saatnya menghasilkan asa membangun rumah tinggal kita dengan bantuan jasa arsitek. Melainkan, mungkin ada yang berpikir jikalau mengaplikasikan jasa arsitek itu membuang-membuang duit sebab merasa bahwa dalam desain dan perencanaan membangun rumah dapat dikerjakan oleh diri sendiri. Tahukah Anda jikalau mengaplikasikan jasa arsitek, kita justru terhindar dari pemborosan sebab kekurangan bahan atau kelebihan bahan dalam perencanaan membangun rumah.

4. Mengurus Perizinan Membangun Rumah Tinggal

Harus yang paling penting yaitu kita mesti mengurus IMB atau Izin Mendirikan Bangunan. Untuk tanah kurang dari 200 meter persegi, kita cukup mengurus IMB hanya hingga ke tingkat kecamatan tetapi untuk tanah yang lebih dari 200 meter persegi kita mesti mengurus IMB hingga ke walikota.

5. Perjanjian Pembangunan Rumah Tinggal

Tahap ini yaitu tahap perencanaan pembangunan rumah tinggal akan dimulai apakah oleh kita sendiri atau dengan bantuan arsitek atau kontraktor. Setelah aturannya untuk membuat perjanjian pembangunan rumah untuk menghindari permasalahan-permasalahan apakah kesalahpahaman di kemudian hari. Bagi yang mengaplikasikan tukang sendiri, kita dapat memilih mandornya dan mempertimbangkan jam kerja, istirahat, bayaran lembur dan tenggat usainya bangunan.

6. Pengawasan Pembangunan Rumah

Setelah kita membuat perjanjian pembangunan, kita bahkan konsisten mesti turun tangan untuk mengawasi profesi pembangunan rumah untuk menghindari pembangunan rumah tidak sesuai dengan rencana. Kita dapat mempertimbangkan apakah melaksanakannya sendiri atau dengan bantuan kontraktor. Melainkan, mengaplikasikan kontraktor akan lebih efisien.

Nah, Anda yang akan membangun rumah tinggal dalam waktu dekat ini dapat langsung mengerjakan ceklist langkah dan rencana yang mesti Anda siapkan!